6 Perhitungan Dalam Usaha Dimsum
Daftar isi artikel
Perhitungan memilih usaha dimsum perlu dilakukan dengan teliti guna menghindari kerugian. Perhitungan ini pun tidak hanya serta merta perhitungan keuangan saja.
Misalkan, memilih bisnis karena harga bahan bakunya murah saja. Tentu dalam memilih bisnis pertimbangannya tidak hanya itu saja, melainkan masih banyak faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan atau diperhitungkan.
Sebagai contohnya seberapa banyak makanan tersebut disukai orang. Apakah makanan ini mengandung makanan yang terlarang dalam suatu kepercayaan.
Kemudian berapa rumitkah makanan itu diproses atau bahan bakunya mudah atau sulit didapatkan. Lalu, apa pengaruhnya makanan tersebut bagi kesehatan.
Sehingga sebagai pengusaha tidak begitu saja membuka usaha, karena tentunya akan ada banyak hal yang telah diperhitungkan. Sebagai ilustrasi perhitungan bisnis dimsum ini adalah sebagai berikut:
1. Perhitungan Keuangan Usaha Dimsum
Perhitungan memilih usaha dimsum yang pertama adalah dari segi keuangannya. Berapa banyak keuntungan yang dapat diperoleh setiap bulannya.
Ini adalah perhitungan yang paling penting dalam memilih sebuah usaha. Berikut adalah contoh mulai bisnis dimsum dengan modal yang relatif kecil:
| 1. Biaya Untuk Investasi | |
| Keterangan | Nominal |
| Etalase jualan |
Rp 2.400.000 |
| Kompor |
Rp 400.000 |
| Furniture (meja dan kursi) |
Rp 900.000 |
| Biaya lain – lain |
Rp 1.000.000 |
| Total Biaya Untuk Investasi |
Rp 4.700.000 |
| BIAYA OPERASIONAL: | |
|
|
| penyusutan etalase 1/36 *2.400.000 |
Rp 66.667 |
| penyusutan kompor gas 1/24 * 400.000 |
Rp 16.667 |
| penyusutan meja kursi 1/24 * 900.000 |
Rp 41.667 |
| penyusutan peralatan lainnya 1/24*1.000.000 |
Rp 18.750 |
| uang kebersihan |
Rp 7.000 |
| upah karyawan |
Rp 70.000 |
| Total Biaya tetap |
Rp 150.821 |
| 2. Biaya variabel |
|
| daging ayam |
Rp 69.000 |
| bawang putih |
Rp 52.000 |
| kecap ikan |
Rp 48.000 |
| daun bawang |
Rp 5.000 |
| garam |
Rp 5.000 |
| lain – lain |
Rp 90.000 |
| Total Biaya variabel |
Rp 269.000 |
| Total Biaya Operasional |
Rp 419.821 |
| C. Penerimaan satu bulan | |
| 100 porsi dimsum somay ayam x Rp 17.000 |
Rp 1.700.000 |
| D. Keuntungan per bulan |
Rp 1.280.179 |
Perincian berapa lama pengembalian modal :
Total Investasi : keuntungan penjualan
Rp. 4.700.000 : Rp 1.280.179 = 3, 6 atau bulan ke 4
Contoh perhitungan usaha dimsum dengan modal sedikit diatas menggunakan modal usaha atau uang pribadi Anda sebesar Rp. 4.700.000.
Uang tersebut adalah uang yang dikhususkan hanya untuk investasi awal. Kemudian untuk alokasi biaya tetapnya adalah Rp 150.821 serta biaya variable Rp. 269.000 dan biaya operasional Rp 419.821.
Kemudian total penjualan dimsumnya diasumsikan sebanyak 100 porsi. Dimana harga perporsinya adalah Rp. 17.000 sehingga didapatkan total penjualan Rp. 1.700.000.
Jadi total keuntungan yang diperoleh dari penjualan tersebut adalah Rp 1.280.179. Dan itu berarti pengembalian modal ada di bulan ke empat.
Ini tentunya adalah penghitungan dengan sedikit bahan baku yang di beli. Anda dapat menyesuaikan sendiri pembelian bahan bakunya seiring atau sesuai dengan permintaan pasar.
Semakin banyak pembeli maka akan semakin banyak bahan baku yang di beli. Sehingga keuntungannya seiring akan meningkat pula.
2. Perhitungan Alasan
Perhitungan memilih usaha dimsum adalah soal alasannya. Salah satu alasan pengusaha untuk memutuskan memilih menjual dimsum adalah seberapa besar tingkat kesukaan masyarakat terhadap dimsum.
Misalkan dimsum sangat digemari oleh dari anak-anak hingga orang tua. Kemudian dimsum dapat dengan mudah untuk divariasikan keberbagai rasa sehingga pembeli tidak bosan.
Hal ini akan tentunya akan sangat mempengaruhi tingkat kalarisan dari dimsum. Semakin banyak orang yang menyukai dan membelinya maka semakin besar keuntungan yang diperoleh.
3. Perhitungan Manfaat Dimsum Bagi Kesehatan
Perhitungan memilih usaha dimsum selanjutnya adalah manfaat dimsum. Menjual jenis makanan yang mengandung nilai gizi atau vitamin bagi kesehatan akan menambahkan keuntungan tersendiri. Disini dimsum dianggap dapat membantu menjaga kesehatan tulang.
Kemudian membuat kuku, rambut serta kulit menjadi lebih sehat. Hal ini dikarenakan dimsum mengandung banyak protein yang bagus untuk kesehatan kulit, kuku serta rambut.
4. Perhitungan Kehalalan Dimsum
Hal ini sangat penting untuk diperhatikan dan bahkan di cantumkan dalam label kemasannya sehingga para pelanggan dapat dengan mudah untuk memastikannya.
Jangan pernah memalsukan bahan-bahan yang terkandung di dalamnya. Atau bahkan menjual dimsum dengan daging babi di lingkungan muslim. Hal tersebut tentunya akan membuat dimsum Anda sepi pembeli.
5. Perhitungan Tingkat Kesulitan Bahan Baku
Pengusaha tentu akan sangat memperhitungkan ketersediaan atau kemudahan bahan bakunya. Karena ini akan mempengaruhi dari biaya produksi hingga harga jual ke konsumen.
Harus dipastikan semuanya masuk ke dalam hitungan yang tepat. Jangan sampai memilih bahan yang sulit diperoleh. Atau harus menggantikan alternatif bahan yang bisa digantikan.
6. Perhitungan Cara Dan Waktu Pengolahannya
Perhitungan memilih usaha dimsum yang terakhir adalah cara dan waktu pengolahannya. Dalam menentukan menu yang enak serta digemari masyarakat yang meningkatkan penjualan perlu dipertimbangkan berbagai hal.
Dari berapa lama memasaknya yang akan mempengaruhi harga jual ke konsumen. Dan Cara memasak apa misalkan di goreng, dikukus atau bahkan mencantumkan kedua-duanya dalam menu. Sehingga konsumen bisa bebas memilih menu kesukaan mereka.
Baca juga:
3 Hal Untuk Bisnis Croffle Mudah Dan Menguntungkan
9 Tips Jitu Persiapkan Hidup Sejahtera Setelah Pensiun
Accurate! 9 Hal Sepele Yang Bikin Rugi Saat Belanja Bulanan


