BPR DBL – Di tengah pandemi covid-19 saat ini, banyak sekali lini bisnis yang terdampak hingga harus tutup permanen. Terutama adalah bisnis pelayanan jasa yang menuntut tatap muka antara penyedia jasa dan pelanggan. Salah satunya adalah bisnis terapi pijat dan refleksi.
Pijat refleksi terdampak selama beberapa bulan. Hal ini lantaran di tempat pelayanannya, pelanggan biasanya duduk tak berjarak dalam kursi-kursi refleksi yang ditata berdampingan, berderet-deret. Yang tentu saja, konsep ini tak sesuai dengan protokol kesehatan baru di masa pandemi.
Layanan ini mulai ramai di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Medan, Surabaya, dan kota besar lainnya. Untuk kota jakarta, ratusan penyedia jasa pijat online bisa anda temui di situs Google dengan mengetikan kata kunci “Pijat Panggilan Jakarta” atau “Massage Panggilan Jakarta“. Tetapi saat ini hampir di seluruh kota sudah bisa memesan layanan pijat online dengan adanya salah satu aplikasi Go Massage dari Gojek.
Keuntungan Layanan Jasa Pijat Online
Layanan jasa pijat online memang masih menuntut tatap muka antara si penyedia jasa, dalam hal ini adalah terapis pijat, dengan si konsumen atau pelanggan. Namun paling tidak, layanan jasa ini meminimalisir kemungkinan kerumunan dan bersinggungan dengan banyak orang.
Jadi terapis bisa diundang ke rumah kapan saja selama masih dalam rentang waktu jam pelayanan, untuk melakukan treatment pijat yang dilengkapi protokol kesehatan seperti masker dan lain-lain.
Layanan ini beda jauh dengan jika Anda harus mendatangi gerai layanan pijat refleksi. Dimana mungkin Anda harus mengantri, bertemu dengan banyak pelanggan lain, dan pulang lagi ke rumah menerobos ramainya lalu lintas yang rawan di masa pandemi ini. Dengan demikian, layanan Pijat Panggilan atau Massage Panggilan menjadi solusi bagi siapapun yang ingin melakukan relaksasi tanpa harus keluar rumah.
Memulai Bisnis Pijat
Jika tertarik menekuni bisnis ini, Anda bisa mengikuti beberapa tips dibawah ini.
Pertama, Anda harus mengambil kursus terapi pijat profesional. Sertifikat akan menaikkan kredibilitas Anda sebagai seorang terapis.
Kemudian, selepas mendapatkan sertifikat, sebaiknya kumpulkan dulu pengalaman dengan magang atau bekerja di berbagai pusat terapi pijat. Di sini, pelajari soal trik komunikasi dengan konsumen. Juga trik memenuhi keluhan juga permintaan dari pelanggan yang berbeda-beda.
Langkah selanjutnya adalah membuat rencana bisnis. Apakah Anda ingin membuka gerai, atau menyediakan jasa layanan pijat online. Lengkapi modal dan tentukan juga target pasar. Apakah ingin menyasar orang kantoran dengan layanan pijat kebugaran, atau menyasar perempuan muda dan ibu hamil dengan layanan pijat kecantikan seperti lulur tubuh.
Tentukan nama bisnis usaha dan siapkan dokumen lengkap untuk mengurus izin usaha Anda. Siapkan pula alat dan piranti untuk jenis layanan yang akan dibuat. Seperti minyak pijat, aroma terapi, lilin, krim,alas pijat dan lain sebagainya. Untuk meningkatkan kepercayaan di masa pandemi, sediakan pula masker dan desinfektan untuk digunakan sebelum melakukan terapi pijat.
Jangan lupa, lakukan promosi. Jika ingin mengoperasikan layanan online, maka Anda harus kuat berpromosi di dunia daring. Semisal membangun akun di Instagram juga website. Untuk promosi offline, Anda bisa menyebar brosur yang sudah dilengkapi kontak Whatsapp dan telepon.
Untuk Anda yang perlu tambahan modal bisnis pijat, gunakan fasilitas Kredit Multiguna dari BPR DBL, jaminan BPKB atau Sertifikat Rumah bisa menjadi solusi tepat dan mudah untuk mendapatkan pinjaman modal.


