OJK Tingkatkan Literasi Keuangan 5% di 2016

Seperti dikutip dari Metrotvnews.com (19/02), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) saat ini tengah fokus meningkatkan literasi keuangan kepada masyarakat melalui sosialisasi di daerah-daerah serta pertemuan-pertemuan tingkat desa.

Kepala Kantor OJK Cirebon Mohamad Lutfi mengatakan OJK menargetkan tingkat literasi keuangan Indonesia bisa meningkat sebesar lima persen di 2016.
“OJK terus melakukan sosialisasi baik di tingkat desa, sekolah-sekolah serta universitas untuk mencapai ini,” kata Mohamad Lutfi.

Bahkan, lanjut dia, OJK akan memperluas lagi sasaran sosialisasi literasi keuangan mereka ke para praktisi seperti notaris dan konsultan serta orang-orang yang memasuki masa pension.

Adapun Survei Nasional Literasi Keuangan Indonesia pada tahun 2013 yang menyebutkan bahwa tingkat literasi masyarakat masih rendah yaitu hanya 21,80 persen, sementara tingkat inklusi masyarakat sebesar 59,74 persen.

Nilai ini, menurut Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan OJK Agus Sugiarto, masih belum optimal.

“Ini belum optimal, menunjukkan bahwa belum semua orang ‘melek’ tentang keuangan,” tutur Agus.

Terkait hal tersebut, PT. BPR Danaberkah Lestari/BPR DBL selaku Lembaga Keuangan Perbankan terus ikut serta dalam mensosialisasikan Literasi Keuangan kepada masyarakat. Seperti yang akan dilakukan pada Senin (22/02) di SMK Ganesa Satria 2 Depok pekan depan.

banner-edukasi-oke

BPR DBL siap membantu kebutuhan anda. Pinjaman mulai 5 juta hingga 1 miliar. Proses cepat, syarat mudah, bunga ringan. Info lebih lanjut klik disini

Leave a Response