Penting! 6 Tahapan Keuangan, Kamu Ada di Tahap Mana?
Daftar isi artikel
Tahapan 0: Dependence / Bergantung
Ketika Kamu masih berada dalam tahapan ini maka artinya adalah kamu belum bisa memenuhi kebutuhan dan gaya hidup kamu sendiri.
Dimana ketika ingin memenuhi gaya hidup, Kamu masih sangat mengandalkan atau bergantung pada orang lain. Namun, Kamu tidak perlu khawatir karena semua orang pernah berada dalam tahapan ini.
Ya semua orang, tak terkecuali bagi mereka orang terkaya sekalipun di dunia ini. Normalnya, tahapan Dependence atau Bergantung ini terjadi saat masih dalam usia muda.
Karena pada saat usia masih muda adalah biasanya belum mempunyai kapasitas atau kemampuan untuk dapat menghasilkan uang sendiri. Oleh karena itu, anak muda selalu mengandalkan orang di sekitar misal orang tua dalam memenuhi kebutuhan dan gaya hidupnya.
Akan tetapi tahapan ini dapat juga kamu alami saat ini. Misalkan saat pengeluaran Kamu melebihi pemasukan yang kamu hasilkan. Contohnya adalah ketika kamu harus meminjam uang di Bank atau mengambil salary advance.
Dan bahkan meminjam uang ke saudara, teman, atau pun orang tua hanya sekedar untuk dapat bertahan hidup. Jika kondisi Kamu masih seperti ini, punya pekerjaan atau punya penghasilan tapi masih kurang berarti belum mandiri secara keuangan.
Tahapan Pertama: Solvency / Pelunasan Hutang
Dalam tahapan ini Kamu telah mempunyai komitmen keuangan untuk diri sendiri. Artinya adalah Kamu tidak menggantungkan keuangan Kamu pada orang lain.
Dimana Kamu saat ini telah mempunyai penghasilan yang dapat diseimbangkan dengan pengeluaran dan gaya hidup Kamu. Dan meski saat ini Kamu dalam kondisi berhutang, Kamu tetap bisa membayar kewajiban tersebut. Kemudian hal ini tidak membuat kondisi keuanganmu kacau.
Kemudian jika saat ini kamu adalah seorang mahasiswa, maka untuk dapat berada dalam tahapan ini, Kamu dapat bekerja part time. Meskipun uang yang dihasilkan tidaklah banyak, namun setidaknya Kamu tidak lagi menggantungkan hidup kamu pada orang sekitar atau orang tua untuk dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Selanjutnya, jika saat ini Kamu adalah seorang pekerja yang sudah berpenghasilan, maka Kamu dapat berganti pekerjaan yang dapat memberikan upah atau gaji yang lebih besar.
Dan disini Kamu juga dapat menambah sumber penghasilan Kamu serta mengurangi belanjaan atau pengeluaran Kamu yang tidak penting.
Tahapan Kedua: Stability
Setelah melewati tahapan pertama dan kedua selanjutnya adalah tahapan yang lebih melegakan yaitu tahapan kondisi keuangan yang lebih stabil.
Di tahap inilah kondisi finansial Kamu sudah lebih baik yang ditandai dengan adanya pemasukan yang lebih besar dan pengeluaran yang lebih sedikit.
Yang menyenangkan dari tahapan ini adalah bisa atau telah mampu untuk membayar semua hutang yang ada, mengecilkan pengeluaran dan bahkan sudah dapat menyisakan uang untuk di simpan.
Kemudian, pada tahapan Stability ini, Kamu sudah memiliki dana darurat. Sehingga saat terjadi sesuatu yang mendadak yang tidak di inginkan yang mengharuskan tersedia uang, Kamu tidak merasa terbebani.
Pada umumnya ketika mencapai tahapan bebas keuangan ini, Kamu tidak lagi mempunyai hutang konsumtif lagi yang wajib Kamu bayar. Kemudian Kamu hanya perlu fokus untuk membayar hutang produktif misalkan KPR atau pinjaman dana pendidikan.
Kemudian pada tahapan ini kamu sudah mulai sadar bahwa mempunyai uang tidak hanya ditabung saja karena rentan terhadap inflasi di masa-masa yang akan datang.
Oleh karena itu kamu mulai memilih instrumen investasi yang sesuai dengan kebutuhan Kamu. Dengan memilih investasi yang tepat sehingga Kamu dapat memperoleh keuntungan.
Tahapan Ketiga: Agency / Debt Freedom
Pada tahap ini, Kamu bisa bernafas lebih lega karena telah berada di jalan menuju ke kebebasan financial. Dimana semua hutang yang Kamu miliki telah terlunasi dan Kamu mempunyai uang cadangan.
Disini, uang bukanlah merupakan alat untuk bertahan hidup lagi akan tetapi uang merupakan sarana yang mampu membuat hidup Kamu lebih berkembang.
Kemudian ketika Kamu ingin liburan atau bahkan berhenti bekerja sebentar dan mengambil liburan keliling Amerika atau Eropa selama sebulan atau lebih. Maka Kamu tidak perlu khawatir lagi, karena telah memiliki uang dan tabungan yang lebih dari cukup untuk dapat penuhi semua kebutuhan hidup selama itu.
Tahapan Keempat: Security
Yang paling menonjol dari tahapan ini adalah berapa nilai investasi yang Kamu miliki. Ini adalah ketika Kamu sudah bisa secara konsisten menyisakan uang untuk berinvestasi jangka pendek, menengah atau jangka panjang.
Kemudian pada tahap ini Kamu sudah bisa menikmati hasil investasi Kamu. Hal ini tentu membuat Kamu berada dalam perasaan secure atau aman.
Yang mana pendapatan atau keuntungan hasil berinvestasi yang sudah Kamu lalui kini bisa untuk memenuhi segala macam kebutuhan hidup Kamu. Misalkan untuk menyewa rumah, membeli makanan, transportasi dan kebutuhan sehari-hari lainnya.
Namun pada tahapan ini, hasil investasi ini hanya cukup untuk membeli atau mencukupi kebutuhan harian saja, belum dapat untuk memenuhi keinginan atau kebutuhan Kamu yang lain. Oleh karena itu, Kamu masih perlu penghasilan dari hasil kerja Kamu.

Tahapan Kelima: Independence
Tahapan Independence merupakan kebalikan dari tahapan 0. Dimana pada tahapan ini, Kamu telah mapan atau benar-benar mandiri secara keuangan.
Ini adalah tahapan yang sangat menyenangkan karena Kamu dapat secara terus mendapatkan keuntungan dari uang yang telah Kamu simpan dalam bentuk investasi.
Yang kemudian, secara terus dapat menuai penghasilan dari investasi tersebut. Sehingga imbal hasil dari investasi tersebut dapat Kamu gunakan untuk penuhi segala kebutuhan atau gaya hidup Kamu.
Dengan kata lain, hasil dari investasi yang Kamu lakukan dapat membiayai semua kebutuhan-kebutuhan Kamu yang dibilang kebutuhan besar. Atau apapun yang Kamu inginkan.
Kemudian di tahapan ini, ketika Kamu ingin berhenti bekerja sekalipun dan kemudian liburan lama ke luar negeri, ini bukanlah soal. Kamu bisa lakukan itu dan tidak perlu khawatir akan keuangan.
Di sinilah, Kamu dikatakan telah mempunyai kenyamanan hidup. Yang mana uang bekerja untuk Kamu bukan Kamu yang bekerja untuk mendapatkan uang.
Tahapan Keenam: Abundance / Berlimpah
Tahapan keuangan terakhir. Meskipun pada tahap kelima sudah dapat memperoleh kebebasan finansial, akan tetapi Kamu tidaklah berhenti disitu. Melainkan pada tahap akhir ini, Kamu telah mempunyai passive income yang sudah lebih dari kata cukup untuk penuhi segala kebutuhan harian.
Kemudian penuhi gaya hidup dan bahkan mempunyai sisa untuk hal-hal yang lainnya. Kamu sudah dapat hidup dengan mewah, mempunyai bisnis dan travelling keliling dunia dengan mudah.
Kamu sudah mendapatkan semua keinginan, hidup santai, liburan dan uang mengalir deras.
Menarik bukan jika hidup dalam tahapan akhir ini? Apakah Kamu semakin semangat untuk mengejar impian Kamu ini? Hal ini mungkin akan terdengar mustahil akan tetapi hal ini bukanlah tidak mungkin.
Dalam melangkahi tahapan keuangan ini, hal yang perlu di garis bawahi adalah bahwa perjalanan untuk meraih impian kebebasan finansial tidaklah mudah serta perlu usaha extra yang perlu di tempuh.
Baca juga:
7 Tanda Wajib Sehat Keuangan Yang Harus Dimiliki
Great! Ini Dia 7 Jurus Jitu Atur Uang Saat Terjerat Hutang


