Anda Pengusaha? Berikut Beberapa Kesalahan Keuangan yang Harus Dihindari

Menjadi pengusaha bukanlah hal yang mudah dan dapat dilakukan dalam waktu sekejap. Ada banyak sekali resiko dan kendala yang harus dihadapi. Namun di sisi lain kesuksesan yang dihasilkan akan sangat bermanfaat bagi kehidupan anda kelak.

Masa-masa awal membangun bisnis mungkin memiliki segudang rencana hebat, ide brilian serta tim kerja yang solid, tapi jika pengelolaan bisnis tidak dijalankan dengan baik, maka hal-hal tersebut akan berakhir sia-sia.

Ada banyak cara yang mengajarkan seorang perintis bisnis untuk mengatur keuangannya dengan baik. Namun tahukan anda, bahwa ada banyak sekali pengusaha yang melakukan kesalahan dalam mengelola keuangan sehingga mengakibatkan kerugian yang cukup besar bagi bisnisnya.
Oleh karenanya, guna menghindari hal tersebut, berikut kami sajikan beberapa kesalahan mengelola keuangan seperti dikutip dari detik.com.

Tidak Memiliki Anggaran Operasional

Kesalahan terbesar seorang pengusaha adalah tidak menyiapkan anggaran untuk kebutuhan operasional kantor. Sebab, bagaimana bisa mengukur keuntungan jika kamu tidak tahu berapa besar uang yang telah dikeluarkan oleh perusahaan. Untuk itu buatlah anggaran operasional, dengan begitu anda dapat menentukan seberapa besar anggaran tiap bulan dan perlukah meningkatkan jumlahnya ketika bisnis sudah berkembang nanti.

Tidak Menyiapkan Anggaran Untuk Masa Depan

Biasanya pada awal-awal pendirian bisnis, seorang pengusaha cenderung menggunakan kembali keuntungan yang telah didapat untuk membiayai keperluan bisnis selanjutnya. Padahal tindakan semacam itu dapat membahayakan nasib seorang pengusaha, karena ia tidak memiliki jumlah tabungan yang pasti dari usahanya tersebut. Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi di masa medatang. Oleh karenanya, guna berjaga-jaga saat kondisi keuangan pribadi tengah memburuk, sisihkanlah pendapatan untuk beberapa bulan ke depan.

Menggabungkan Rekening Pribadi dan Perusahaan

Dalam mengelola bisnis sangat tidak dianjurkan menggabungkan rekening perusahaan dengan pribadi. Sebab anda akan sulit membedakan pengeluaran dan pemasukan untuk masing-masing keperluan tersebut. Selain itu, akan ada kemungkinan anda jadi mudah tergiur menggunakan uang perusahaan untuk keperluan pribadi.

Menggunakan Uang Pribadi untuk Keperluan Bisnis

Sama hal nya dengan poin di atas, mengeluarkan dana pribadi untuk keperluan bisnis sangat tidak dianjurkan, apalagi menggunakan kartu kredit untuk hal itu. Sebab ini bukan soal pengorbanan saja, jangan pikir dengan melakukan hal tersebut anda jadi terlihat dermawan. Ingat, berbisnis harus menghasilkan keuntungan bukan malah memperburuk kondisi keuangan. Pastikan bahwa segala keperluan bisnis, biaya meeting, atau traveling ditanggung oleh keuangan operasional perusahaan.

Terlalu Banyak Memberikan Promo

Saat ini kita hidup dalam kondisi ekonomi yang kompetitif, oleh karenanya bisnismu akan menghadapi persaingan yang ketat bila terjun di dalamnya. Tapi jangan karena alasan tersebut anda jadi memberikan diskon atau promo besar-besaran kepada klien hanya demi menarik perhatian mereka.

Itulah beberapa tips yang perlu hindari, bila tak ingin keuangan anda bermasalah. Satu lagi yang tak kalah penting, untuk pengembangan usaha tentunya butuh penambahan modal. Anda tak perlu khawatir akan hal itu, BPR DBL siap membantu kebutuhan uang anda. Dengan jaminan BPKB/SHM anda mendapatkan pinjaman mulai 5 Juta hingga 1 Miliar. Proses cepat, syarat mudah dan bunga yang ringan. Ayo segera hubungi BPR DBL. Info lebih lanjut klik disini.

Leave a Response