Keuntungan Kerugian Punya Deposito?
Daftar isi artikel
- 1 Keuntungan Kerugian Punya Deposito?
Keuntungan kerugian punya deposito ternyata begini. Apakah Anda sudah mengetahuinya? Jikalau Anda belum mengetahuinya, akan dijelaskan secara singkat mengenai deposito.
Deposito dapat dikatakan merupakan sebuah jenis produk investasi yang cukup populer diantara sekian banyak jenis investasi. Hal ini dikarenakan deposito cukup banyak diminati oleh masyarakat.
Produk deposito ini memiliki perbedaan jika dibandingkan dengan produk bank lainnya seperti tabungan atau debit pada umumnya.
Meskipun banyak penggemarnya, Deposito memiliki beberapa kelemahan dan tentunya juga dibarengi dengan keuntungan-keuntungan yang tak kalah menarik.
Kelemahan deposito itu bisa jadi adalah sesuatu yang Anda tidak sukai. Jadi sebelum menempatkan dana di deposito, ada baiknya Anda cari informasi dan pahami terlebih dahulu apa itu deposito.
Kemudian pahami juga apa saja yang menjadi keuntungan berinvestasi dalam bentuk deposito. Jadi dengan memahami keuntungan dan kelemahan deposito secara komprehensif dapat membantu Anda dalam mengambil keputusan.
Sehingga kedepan nya Anda akan bisa dengan lebih leluasa mengantisipasi atau memprediksi cara pengelolaan keuangan Anda untuk masa depan Anda.
Deposito Berbeda Dengan Tabungan
Pada dasarnya deposito adalah sebuah produk simpanan dari bank yang layaknya seperti tabungan. Akan tetapi ada perbedaan yang membedakan seperti saat penyetoran dana dan penarikan dana di deposito.
Dalam hal ini penarikan deposito pada umumnya hanya bisa dilakukan pada waktu tertentu atau yang telah ditentukan saja. Jadi produk deposito pada umumnya mengikuti acuan waktu.
Sebaliknya dengan produk bank tabungan yang mana penyetoran serta penarikan dananya dapat dilakukan sewaktu waktu. Jadi dari penjelasan diatas sudah jelas bahwa deposito merupakan produk simpanan bank dimana sistem setor dan tarik uangnya sudah terancang sedemikian rupa.
Jenis Deposito
Deposito dapat dibedakan menjadi beberapa jenis. Sebagai contohnya, ada deposito berjangka serta deposito on call. Deposito on call merupakan jenis deposito yang mempunyai jangka waktu yang relatif lebih pendek.
On call deposito ini pada umumnya dalam jangka sekitar satu tahun atau bisa saja kurang dari setahun. Pada intinya yang membedakan adalah jangka waktu dan fasilitasnya. Atau sistem pengambilan dana beserta penyetoran dananya.
Pentingnya Mengenali Deposito
Jadi sebelum memutuskan akan melakukan investasi dalam bentuk deposito apa, sebaiknya kenali dulu produknya. Jadi Anda perlu mengetahui terlebih dahulu apa saja daftar keuntungan dan kerugian nya jika dana yang tersedia di deposito kan.
Dengan mengetahui kelemahan serta kelebihan produk deposito ini, jadi kemungkinan menyesal kemudian hari jadi lebih kecil. Kemudian, Anda juga dapat menjadi lebih bijaksana dalam berinvestasi.
Sehingga dalam memilih jenis deposito apa yang tepat atau cocok sudah dapat di ketahui. Dan ini sangat penting untuk dapat memperkirakan berapa lama tenor yang sebaiknya dipilih.
Hal ini disebabkan oleh dana dalam deposito tidak dapat ditarik pada kapanpun atau sembarang waktu. Sekali lagi ini dikarenakan secara prinsip deposito dibuat dengan menggunakan bentuk sistem tenor atau jangka waktu.
Pada umumnya, untuk dapat mengambil deposito dan bunganya tenor dapat dimulai dari 1 (satu), 3 (tiga), 6 (enam) dan hingga 12 (dua belas) bulan.
Dan tentunya terdapat ketentuan yang berbeda pada setiap tenor, seperti tingkat bunga yang diterapkan. Kemudian jika mengacu kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), telah disebutkan bahwa rata-rata suku bunga deposito bank umum tercatat hanya 4% pertahun.
Keuntungan VS Kerugian Deposito
Seperti yang kita ketahui dimana ada keuntungan disitu juga pastinya ada kerugian. Namun hal yang perlu diperhatikan adalah presentase mana yang lebih besar, keuntungan atau kerugiannya.
Tentunya setiap orang akan cenderung memilih mana yang akan memberikan keuntungan lebih dibandingkan kerugiannya. Berikut uraian mengenai keuntungan dan kerugian yang dapat Anda baca:
Keuntungan Deposito
Jika Anda sudah terbiasa mendepositokan uang Anda, maka tentunya sudah dapat merasakan keuntungannya dari pemilihan investasi jenis ini.
Uang yang di deposito akan dapat terjamin keamanannya. Dan hal ini perlu dan sangat penting untuk diperhatikan sebelum menentukan mau deposito dimana.
Dan tentunya mendepositokan uang di bank merupakan sebuah langkah ter aman untuk menyimpan uang. Terlebih jika hanya menyimpan uang di rumah. Jadi, berikut daftar keuntungan memilih deposito:
1. Deposito Aman dengan adanya jaminan dari LPS
Kejahatan dapat terjadi dimana saja dan kapan saja. Namun dengan menyimpan uang di bank dalam deposito akan memberikan jaminan yang sangat jauh lebih aman.
Selain keamanan secara penjagaan yang aman, deposito juga terjamin keamanannya oleh LPS (Lembaga Penjamin Simpanan). Jadi menambah extra keamanan dana yang di taruh dalam bank.
Disini, Anda juga tidak perlu khawatir jika terjadi hal-hal di luar jangkauan yang tidak di harapkan Sebagai contoh, Bank pilihan Anda menyimpan uang mengalami kebangkrutan. Namun, dalam hal ini Anda akan tetap mendapat jaminan bahwa uang Anda akan tetap aman.
Inilah peran penting dari LPS dalam hal ini. Lembaga Penjamin Simpanan ini telah memberikan jaminan simpanan uang Anda di Bank sesuai batas jumlah atau nominal yang telah di tentukan.
2. Deposito masuk kategori dalam “Rendah Resiko”
Faktor keamanan yang diuraikan diatas sudah memberikan gambaran bahwa nasabah tidak perlu khawatir akan dana yang disimpannya.
Setelah itu, keuntungan deposito lainnya yang masih terkait dalam kategori keamanan adalah deposito termasuk kedalam invesati yang risikonya terbilang rendah.
Apa ya maksudnya? Begini penjelasannya, ketika Anda memilih tempat untuk berinvestasi, maka tentunya akan mempertimbangkan faktor risikonya.
Sebagai contoh, jika memilih untuk berinvestasi dalam bentuk saham, maka akan ada sebuah kemungkinan dimana nilai investasi Anda akan menyusut.
Hal ini disebabkan oleh nilai pasar yang sedang menyusut atau karena akibat faktor X. Maka dari itu investasi deposito merupakan jenis investasi yang terbilang paling rendah risikonya.
Mengapa demikian? Ya, deposito memang tidak akan terpengaruh oleh pergerakan pasar. Karena sistem pengelolaan deposito itu sudah ditetapkan oleh pihak perbankan dan tidak akan ada perubahan sewaktu-waktu.
3. Deposito Memiliki Pendapatan per Tenor
Terdapat sebuah keuntungan menarik lainnya dari produk simpanan bank yang disebut deposito ini. Sebagai contoh, adanya pendapatan pada setiap tenor yang telah atau sudah disepakati bersama yaitu antara nasabah dan pihak bank.
Seperti yang kita ketahui bahwa dana deposito yang Anda taruh di Bank tidak dapat sewaktu-waktu diambil. Karena terdapat masa-masa tertentu yang telah disepakati.
Dalam hal ini telah ada dalam kesepakatan yang telah ditentukan kapan dana deposito Anda dapat diambil. Akan tetapi, hal yang pastinya adalah pemilik deposito ini akan mendapatkan tambahan tetap dari bunga pada setiap tenor nya.
Hal menariknya disini adalah, keuntungan atau tambahan yang diperoleh dari bunga deposito tersebut dapat di setorkan kembali ke deposito atau dapat ditransfer ke rekening Anda.
Keuntungan pasti yang dapat diperoleh dari deposito tentunya akan lebih besar dari bunga tabungan biasa. Selain itu, Anda juga dapat menarik bunga depositonya saja dengan tidak mengurangi jumlah investasi di dalam deposito.
Kerugian Deposito
Deposito memang terbilang mempunyai risiko rendah, akan tetapi produk deposito akan tetap memiliki sisi kelemahan atau kerugian yang dapat muncul dalam deposito. Berikut kerugian nya:
1. Tidak terlibat dalam pengelolaan dana deposito
Hal pertama adalah Anda sebagai pemilik dari dana tidak dapat terlibat di dalam pengelolaan dana tersebut. Dimana dalam hal ini, bisa jadi pengelolaan dana dari deposito itu dapat menghasilkan keuntungan yang berkali-kali lipat.
Akan tetapi karena Anda tidak dapat terlibat di dalam pengelolaan dana deposito tersebut karena disini Anda hanya pasif. Oleh karena itu, Anda hanya dapat memetik hasil akhirnya saja.
Atau dengan kata lain, hanya dapat menikmati hasil sesuai sistesm bunga yang telah ditentukannya saja atau ditetapkan di awal saja. Hal ini akan berbeda jika Anda menginvestasikan kedalam bentuk saham atau reksadana.
Dengan menaruh dana di tempat tersebut seakan Anda bisa terlibat dalam pengelolaan dana tersebut. Dimana Anda mengikuti naik atau turunnya pasar yang akan berpengaruh pada nilai investasi. Dan tentunya juga akan ada resiko tersendiri lainnya juga.
2. Tergerus Inflasi
Kelemahan selanjutnya atau kedua adalah dana yang telah tersimpan dalam deposito dapat saja terus tergerus oleh inflasi. Hal ini dikarenakan oleh uang yang telah Anda deposito kan ke Bank akan memiliki kemungkinan menurun nilainya.
Dengan kata lain secara nilai mata uangnya akan semakin menurun lama kelamaan nya. Hal seperti itu bisa saja dapat terjadi pada saat yang bersamaan dengan harga barang-barang beserta kebutuhan pokok lainnya akan menjadi berbeda harganya atau semakin mahal atau naik.
Sebagai contohnya, uang yang semula bernilai A yang bisa mendapatkan barang B sebanyak lima buah, kemudian di karenakan inflasi uang A hanya dapat untuk membelikan 1 buah barang B saja.
Begitulah penjelasan singkat inflasi, yang sewaktu-waktu bisa saja membuat nilai mata uang menjadi turun secara drastis. Akan tetapi biasanya bank akan dapat memberikan bunga deposito yang lumayan kompetitif yang bisa menjadikan hal tersebut dapat digunakan untuk menutupi kelemahan tersebut.
Dengan kata lain, dana yang telah disimpan dalam deposito, setidaknya oleh pihak bank akan dapat diminimalisir kerugiannya karena terjadi inflasi mata uang.
3. Keuntungan deposito rendah?
Kekurangan dari deposito berikutnya adalah keuntungan deposito yang tergolong rendah. Sehingga sebenarnya hal ini sejalan dengan prinsip deposito yang mempunyai rendah resiko sebagai sebuah produk investasi.
Sehingga keuntungan rendah dari deposito ini dapat dikatakan wajar dan jika dibandingkan dengan jenis investasi lainnya yang termasuk tinggi resiko.
Deposito Merupakan Pilihan Investasi Paling Aman
Apabila Anda masih berpikir bahwa memilih investasi deposito akan dapat mendatangkan keuntungan yang banyak, maka disini Anda perlu untuk lebih banyak membaca referensi atau mengumpulkan informasi mengenai deposito terlebih dahulu.
Hal ini dikarenakan, Anda dalam menaruh dana deposito ini dapat dipastikan tidak akan dapat memperoleh return yang berlipat ganda.
Namun, apabila Anda selalu mencari tempat investasi yang paling aman, mungkin deposito dapat dijadikan pilihan atau rujukan. Dalam hal ini untuk mengajukan atau membuat akun deposito itu bisa dikatakan terbilang mudah.
Syaratnya juga sangat biasa, disini Anda hanya harus mendaftar rekening bank dengan mengumpulkan kartu identitas serta materai. Syarat ini juga berlaku untuk membuka ataupun menarik uang deposito.
Terlepas dari untung rugi deposito yang sudah disebutkan di atas, setidaknya dengan mendepositokan dana itu dapat melatih Anda untuk menabung dan berinvestasi.
Apalagi bagi Anda yang belum terbiasa menyimpan uang sendiri. Dengan memilih deposito, Anda akan dapat terhindar dari penggunaan uang yang tidak penting akibat banyaknya godaan untuk berlaku konsumtif.
Deposito di BPR DBL Bebas Cair Kapan Saja Tanpa Penalty
Ada lagi produk deposito yang ternyata bisa dicairkan kapan saja tanpa adanya biaya penalty, yaitu Deposito di BPR DBL. Selain menawarkan bunga yang tinggi, BPR DBL juga memberikan ragam hadiah dan promo cash back untuk penempatan dalam jumlah tertentu.
Hal ini tentu sangat menarik dan pantas untuk Anda coba. Dengan deposito di BPR DBL, dana anda akan aman, lebih menguntungkan, dan terbebas dari biaya penalty.
Baca juga:


