Meski BI Rate Turun, BPR tetap Berpatokan pada Suku Bunga Penjaminan LPS

Bank Indonesia (BI) telah menurunkan BI rate menjadi 6,5 persen dan akan menerapkan BI repo rate lebih rendah 5,5 persen. Kebijakan BI ini akan berdampak pada sektor perbankan untuk melakukan penyesuaian suku bunga.

Meski demikian, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) akan tetap berpatokan pada suku bunga penjamin dari Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) dalam penentuan suku bunga dana pihak ketiga.

Dalam hal ini, Ketua DPD Perbarindo Bali, Ketut Wiratjana mengatakan, penurunan BI rate dan rencana penerapan BI repo rate akan menjadi pertimbangan bagi operasional BPR. Hanya saja, Ia mengungkapkan, sampai saat ini BPR belum melakukan penurunan suku bunga tabungan, deposito maupun penurunan suku bunga pinjaman mengacu BI rate. BPR tidak hanya semata-mata berpatokan BI rate dalam mengatur suku bunga.

(Mau Deposito dapat Smarphone? Klik Promo Deposito Merdeka)

Ia menambahkan, pengaturan suku bunga BPR juga harus sesuai dengan suku bunga penjaminan LPS. Selama ini, dalam penentuan suku bunga simpanan, BPR mengikuti ketentuan penjaminan dari LPS.

Dijelaskannya, bank umum kemungkinan sudah melakukan penyesuaian suku bunga mengikuti BI rate dan BI repo rate. Ini karena pertimbangan penurunan BI rate yang menjadi acuan bank umum.

Sumber: bisnisbali.com

Tags:

Leave a Response