Peluang Usaha Menjelang Lebaran

Lebaran memang momen yang sangat ditunggu-tunggu setelah kita menjalankan puasa. Tidak hanya merayakan hari kemenangan, tapi juga kebiasaan berbelanja di hari raya. Nah, untuk itu bagi anda yang berjiwa entrepreneur ini adalah sebuah kesempatan peluang usaha.

Apa saja sih peluang usaha menjelang lebaran itu? Berikut kami sajikan sebagaimana dikutip dari marketingjoss.com.

Usaha Busana Muslim

usaha busana muslim

Sebelum memulai bisnis busana muslim, jilbab, atau mukena saat Lebaran, ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan :

  • Grosir atau Eceran

Kalau memiliki modal cukup besar, anda bisa menjadi penjual grosir. Penjual grosir adalah orang pertama yang membeli barang dari produsen untuk dijual kembali dalam jumlah banyak. Anda bisa mendapatkan harga sangat murah karena langsung membelinya dari penjual. Tapi tentunya ada aturan yang harus diperhatikan. Jika ingin barang cepat laku dan habis, sebaiknya anda tidak menjualnya dengan harga terlalu tinggi. Keuntungan pun hanya sekitar 10-15 %.

Tapi kalau modal anda miliki jumlah terbatas, jadilah penjual eceran. Anda bisa membeli langsung barang dalam jumlah kodian (1 kodi = 20 potong). Selain hitungan persatuannya lebih murah, anda juga dapat mengambil keuntungan 30-100 persen. Tergantung pada kualitas barang yang anda jual.

  • Pembeli

Menentukan pembeli dan harga juga merupakan hal yang harus dipikirkan. Apakah anda hanya fokus menjual mukena, jilbab, baju muslim dewasa, atau termasuk baju muslim anak-anak? Lalu apakah hanya untuk perempuan atau juga laki-laki? Jangan sampai melewatkan hal-hal ini karena akan berpengaruh pada modal dan juga waktu anda yang sangat terbatas.

  • Tren Mode

Sebagai pembeli dan penjual, anda harus jeli memahami tren. Bukalah mata dan perhatikan apa yang sedang dibicarakan orang-orang di sekeliling anda, apalagi kalau sudah menyangkut pakaian. Pakaian merupakan produk yang desainnya selalu berubah. Jangan sampai barang yang anda jual sudah ketinggalan jaman. Misalnya, beberapa tahun lalu mukena dengan detail batik sangat digemari. Tapi saat ini, mukena model manohara misalnya yang menjadi primadona.

Usaha Makanan

Tajilan (makanan berbuka puasa) dan kue kering adalah dua primadona makanan kecil saat puasa dan Lebaran. Selama bulan puasa, orang-orang seolah berlomba mencari makanan pembuka yang paling enak, mulai dari es kelapa, gorengan, serabi dan lain-lain. Tentunya ini menjadi kenikmatan tersendiri yang tidak ada pada bulan-bulan lain. Apalagi bagi para pekerja yang selalu melewatkan waktu berbuka di jalan. Pastinya jajanan ini merupakan pilihan praktis. Usaha ini kelihatannya kecil, padahal bisa menghasilkan untung ratusan ribu perhari mengingat anda bisa berjualan sejak jam 16:00 hingga waktu berbuka tiba.

Lain dengan bisnis kue kering. Biasanya bisnis ini baru menunjukkan peningkatan penjualan berarti dua minggu sebelum Lebaran tiba. Aneka jenis kue kering hampir selalu tersedia di setiap rumah saat Lebaran. Kue nastar, kaastengel, dan putri salju adalah beberapa jenis kue kering yang sudah sangat dikenal. Tapi karena ini adalah soal rasa, anda juga harus menggunakan bahan-bahan pilihan untuk menghasilkan rasa kue yang enak dan tidak mengecewakan konsumen. Kemaslah kue dalam bentuk menarik dan tata dengan rapi. Baiknya stoples diisi hingga padat agar isinya tidak mudah terguncang-guncang.Walaupun tidak bisa membuat kue kering, anda tetap bisa menjalankan bisnis ini loh. Caranya dengan membeli langsung dari produsen kue terkenal yang sekarang banyak terdapat di kota-kota besar. Jadi anda cukup memasarkannya dan mengambil untung dari margin pembelian. Selain menghemat tenaga, anda pun tidak perlu kahwatir akan rasanya.

Itulah beberapa usaha yang menguntungkan menjelang lebaran. Dan bagi anda yang butuh modal untuk pengembangan usaha, BPR DBL siap membantu. Dengan jaminan BPKB/SHM, anda bisa mendapatkan pinjaman mulai 5 Juta hingga 1 Miliar. Proses cepat, syarat mudah dan bunga yang ringan. Info lebih lanjut mengenai pinjaman BPR DBL bisa dilihat disini.

Leave a Response