Strategi Keuangan Saat Beli Rumah

Rumah adalah kebutuhan pokok bagi setiap orang. Terutama bagi Anda yang sudah berkeluarga atau akan menikah. Anda pastinya membutuhkan rumah pribadi sebagai tempat tinggal yang menjaga privasi dan memberikan kenyamanan bagi hidup Anda.

Namun bagi Anda yang berencana membeli rumah, biasanya ada kekhawatiran soal keuangan setelah membeli rumah. Anda mungkin takut jika semua duit Anda akan habis dan Anda merasa jatuh miskin karena semua tabungan Anda telah dihabiskan untuk membayar uang muka dan kemudian dilanjutkan membayar cicilan per bulan.

Akan tetapi, Anda tak perlu khawatir jika Anda telah menyiapkan strategi yang tepat dalam mengatur kondisi finansial Anda.  Berikut ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dalam mengelola keuangan seperti dikutip dari kontan.co.id pada Kamis, (22/09).

  1. Pembayaran DP

Beberapa pengembang properti ada yang memberikan kemudahan cicilan untuk pembayaran uang muka (down payment/DP) selama beberapa kali. Manfaatkan tawaran tersebut jikalau besaran DP dan cicilannya bisa Anda sanggupi. Selain itu, jika Anda merasa belum cukup mampu, Anda bisa coba mencari rumah subsidi yang cicilan per bulannya ringan dengan sistem bunga flat.

  1. Cicilan Kredit

Sebaiknya, untuk keringanan pembayaran angsuran, ajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan tenor terpanjang seperti 25 tahun. Semakin panjang tenor KPR, maka semakin ringan tanggungan cicilan per bulannya, terutama jika Anda memilih bunga yang flat. (KPR bisa anda ajukan di BPR DBL)

  1. Beli Barang Berkala

Jika KPR disetujui, maka selanjunya perhatikan juga soal pembelian barang-barang kebutuhan rumah. Sebaiknya, Anda tidak langsung membeli semua kebutuhan rumah sekaligus. Tapi belilah secara berkala agar lebih mengurangi pengeluaran.

Misalnya, bulan pertama Anda membeli meja dan kursi terlebih dulu. Bulan kedua, baru membeli televisi, dan seterusnya untuk bulan berikutnya Anda yang atur sesuai kebutuhan.

Sumber: kontan.co.id

Leave a Response