Tips Mengatur Keuangan Selama Bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan telah tiba. Hiruk pikuk kegiatan ramadhan telah kita rasa. Seperti sudah menjadi kebiasaan tiap tahunnya, pengeluaran di bulan ramadhan malah lebih tinggi dibanding bulan-bulan lainnya. Ditambah harga-harga bahan pokok yang melambung tinggi. Tentu hal itu berdampak pada keungan kita, terutama keuangan rumah tangga. Oleh karenanya, mengatur keuangan selama bulan ramadhan perlu dicermati, agar pengeluaran berbanding lurus dengan pendapatan kita. Jangan sampai hidup jadi lebih susah dan kekhusyuan ibadah puasa terganggu gara-gara kita tidak bisa mengatur uang dengan baik.

Berikut kami sajikan tips mengatur keuangan selama Bulan Ramadhan, seperti dikutip dari cermati.com pada Rabu (08/06/2016).

  1. Buat Rencana Keuangan

Dalam merencanakan keuangan ini, kita harus membuat daftar yang jelas untuk menentukan prioritas dalam mengalokasikan pendapatan. Sisihkan uang untuk makanan sahur dan berbuka selama ramadhan. Tetapkan anggaran yang masuk akal dan sesuai, tidak terlalu kecil namun juga jangan terlalu besar. Dan jangan lupa juga alokasikan uang untuk membeli baju baru atau barang-barang yang ingin dibagikan untuk sanak keluarga. Jangan lupa pula untuk menyisihkan uang untuk bersedekah, masih banyak orang yang membutuhkan bantuan kita. Perhitungkan anggaran untuk sebulan ini dengan jelas dan masuk akal.

  1. Kelompokan Pengeluaran Untuk Hari Raya

Hal yang biasa terjadi selama bulan Ramadhan adalah harga bahan pokok yang meningkat. Pengeluaran akan semakin banyak untuk keperluan yang satu ini. Selain itu, perhitungkan juga biaya untuk membeli hadiah bagi sanak saudara, membeli pakaian baru, membeli atau membuat kue lebaran, dan biaya untuk pulang kampung. Pengeluaran untuk menyambut Hari Raya Lebaran ini harus mulai dipersiapkan perhitungannya agar lebih teratur. Lebih baik gunakan uang bonus atau Tunjangan Hari Raya (THR) dari perusahaan untuk memenuhi keperluan ini. Jangan sampai berhutang hanya untuk hal ini ya. Ingat lakukanlah sesuai dengan kemampuan finansial kita.

  1. Selalu Catat Pengeluaran Harian

Hal ini perlu dilakukan untuk memantau kemana saja uang yang kita habiskan selama satu hari. Catatan ini dapat dipakai untuk mengingatkan diri untuk terus berhemat dan mengeluarkan uang seperlunya saja. Selain itu, dengan mencatat pengeluaran, maka kita pun secara tidak sadar akan jadi lebih teratur dan berhemat karena selalu tahu berapa banyak uang yang keluar.

  1. Jangan Terlalu Sering Berbuka Di Luar

Setelah seharian menjalani puasa, berkumpul dengan teman atau keluarga untuk melakukan buka bersama di restoran atau tempat makan lainnya tentu sangat menyenangkan. Meski menyenangkan, hal ini akan membuat pengeluaran menjadi besar jika sering dilakukan. Harga makanan di luar tentu akan lebih mahal pada saat puasa karena harga bahan pokok yang juga melonjak. Akan lebih baik dan lebih hemat jika berbuka puasa di rumah dengan makanan yang sederhana. Yang penting kebersamaannya bukan?

  1. Tahan Keinginan Untuk Berbelanja

Sama halnya dengan menahan hasrat untuk makan dan minum, kita juga harus bisa menahan keinginan untuk berbelanja selama bulan ini. Meski banyak promosi dan diskon menarik yang akan membuat tergiur, kita harus bisa menahan diri untuk tidak boros. Penuhi dulu semua kebutuhan selama bulan ini, setelah itu barulah pakai uang untuk berbelanja. Kendalikan diri agar keuangan tetap teratur ya.

  1. Berkomitmen Dengan Rencana Keuanganmu

Semua akan sia-sia jika kita tidak berkomitmen dalam menjalankannya. Memiliki komitmen yang teguh akan membuat kita tetap menjalani perencanaan yang sudah dibuat. Dengan begitu, mengatur keuangan menjadi lebih mudah dan pengeluaran bisa lebih terkontrol. Jaga terus komitmen kita pada rencana di awal bulan.

  1. Buat Puasa Jadi Penuh Makna

Mengatur keuangan bukan berarti kita menjadi pelit dan tidak bisa bersedekah ya. Jangan jadikan mengatur keuangan alasan untuk tidak berbagi dengan orang lain. Membantu orang yang lebih membutuhkan adalah perbuatan baik yang membuat hidup kita semakin bermakna. Buat puasa kita jadi lebih bermakna dengan berbagi kepada orang yang membutuhkan.

Hal yang perlu menjadi perhatian utama dalam mengantisipasi pengeluaran bulan ramadhan adalah dengan cara menabung jauh-jauh hari sebelum ramadhan tiba. Salah satunya menabung di PT BPR Danberkah Lestari atau BPR DBL. BPR DBL merupakan lembaga keuangan perbankan yang dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Keunggulan menabung di BPR DBL antara lain; Suku bunga tabungan BPR DBL lebih tinggi yaitu 8%, Tabungan BPR DBL tidak memungut biaya administrasi, Tabungan di BPR DBL dapat digunakan sebagai jaminan kredit, dan masih banyak lagi keunggulan lainnya. Selain tabungan, deposito dan kredit multiguna BPR DBL banyak diminati masyarakat, khususnya wilayah Jabodetabek. Jadi bila anda sedang butuh pinjaman dana, hubungi saja BPR DBL. Proses cepat, syarat mudah dan bunga yang ringan. Info lebih lanjut mengenai BPR DBL klik disini.

Leave a Response