Marak Investasi Bodong, OJK Berikan Tips Cara Menghindarinya

BPR DBL – Marak Investasi Bodong, OJK Berikan Tips Cara Menghindarinya. Seperti diketahui, masih banyaknya korban investasi bodong alias abal-abal, membuat para pemangku kepentingan seperti OJK, terus berupaya agar tidak banyak lagi masyarakat yang menjadi korban berikutnya. Melansir Fajarnews.com Rabu (16/11) Elyanus Pongsoda selaku Kepala OJK Sulawesi Utara, Gorontalo dan Maluku Utara menghimbau agar masyarakat mewaspadai perusahaan investasi yang memberikan penawaran diluar kewajaran.

“Jika masyarakat ditawari investasi dengan pengembalian bunga, sistem bagi hasil atau dalam bentuk apapun yang melebihi keadaan pasar seharusnya bertanya kepada diri sendiri. Betul apa tidak ada investasi begini, jangan-jangan ini hanya berjalan dalam waktu sebentar saja, setelah itu tutup,” ujar Elyanus.

Ia menambahkan, masyarakat harus berhati-hati dan jangan langsung tergiur dengan tawaran-tawaran yang menarik namun tidak masuk akal.

Berikut paparan Tips agar tidak menjadi korban investasi bodong yang disampaikan Elyanus.

Pertama, katanya, masyarakat perlu memperhatikan bunga yang ditawarkan itu wajar atau tidak. Kemudian setelah itu coba bandingkan dengan bunga yang ditawarkan diperbankan.

Kedua, melihat badan hukum perusahan tersebut. Siapa yang memberikan izin perusahaan itu apakah dari Bank Indonesia, Kementerian Perdagangan, kemudian dia mempunyai kompetensi atau tidak.

“Misalnya ada PT A, ia menghimpun dana seperti bank itu tidak mungkin, itu namanya bank gelap,” pungkasnya.

Ketiga, setelah tahu badan hukum dan izin, masyarakat perlu mengecek kebenaran perusahaan tersebut, apakah benar-benar ada kegiatan usahanya atau hanya papan nama saja.

Keempat, masyarakat juga harus melihat, apakah perusahaan tersebut cara promosinya secara sembunyi-sembunyi atau terbuka.

“Kalau dia berani secara terbuka, seharusnya pelayanannya akan lebih mudah. Namun jika dia dilakukan secara sembunyi-sembunyi, kita perlu waspada juga. Biasanya perusahaan investasi seperti itu lebih banyak melakukan dengan sembunyi-sembunyi, dan informasinya menyebar dari mulut kemulut,” katanya.

(Investasi yang aman, nyaman dan menguntungkan Klik Deposito Berjangka BPR DBL)

“Jika mereka menjual barang yang legal pasti mereka tidak akan sembunyi-sembunyi, makanya mereka melakukan sembunyi karena menjual yang ilegal atau bodong,” jelasnya.

Elyanus menyarankan jika masyarakat bingung dengan tawaran yang seperti itu, mereka bisa menghubungi OJK ke nomor layanan konsumen di hotline 1500 655, nanti pihak OJK akan mengecek apakah benar ada perusaahan itu.

“Jika nanti tidak ada maka akan ketahuan kalau itu bukan perusahaan keuangan resmi,” imbuhnya.

Sumber: Fajarnews.com

Leave a Response